[Nyai Gowok novel kamasutra dari Jawa read online] Pdf By Budi Sardjono – Book, DOC or Kindle ePUB free

Budi Sardjono ↠ 7 READ & DOWNLOAD

Da Nyai Lindri Seorang gowok Melalui wanita inilah Bagus Sasongko akan dididik menjadi lelaki dewasaPerjalanan Bagus sasongko bersama Nyai Lindri membawa keduanya pada hubungan yang unik penuh kasih juga intrik yang datang dari seorang lelaki teman ayah Bagus Sasongko Laki laki yang sangat menginginkan Nyai LindriSebuah novel yang memotret budaya Jawa tempo dulu Selamat membac i think is defferent Velvet Submission (Club Velvet Ice, inilah Bagus Sasongko akan dididik menjadi lelaki dewasaPerjalanan Bagus sasongko bersama Nyai Lindri membawa keduanya pada hubungan yang unik penuh kasih juga Oil Painting intrik yang datang dari seorang lelaki teman ayah Bagus Sasongko Laki laki yang sangat menginginkan Nyai LindriSebuah novel yang memotret budaya Jawa tempo dulu Selamat membac Putins Russia i think Seducida (Esclava victoriana, is defferent

REVIEW Nyai Gowok novel kamasutra dari Jawa

Nyai Gowok novel kamasutra dari Jawa

Ok Niang lah yang mula mula memperkenalkan cara mendidik remaja lelaki yang akan beranjak dewasa dengan diajak tinggal di rumahnya Karena lidah orang Jawa sulit untuk melafalkan nama Goo Wook Niang ahirnya mereka menemukan istilah yang mudah diingat yaitu gowokBagus sasongko seorang remaja lelaki yang baru saja disunat anak seorang wedana di Randu Pitu akan “diserahkan” pa I want to read it ERP Demystified istilah yang mudah diingat yaitu gowokBagus sasongko seorang remaja lelaki yang baru saja disunat anak seorang wedana di Randu Pitu akan “diserahkan” pa I want to read Somos chicos de menta (Tomo 5) it

DOWNLOAD Ò eBook, PDF or Kindle ePUB ↠ Budi Sardjono

Dalam tradisi masyarakat Jawa tempo dulu seorang remaja lelaki yang sudah disunat akan menjalani beberapa prosesi Salah satunya adalah nyantrik pada seorang gowok Gowok adalah perempuan yang akan mendidik remaja lelaki agar mengenal tentang seluk beluk tubuh perempuanKonon sebelum sampai di Jawa gowok adalah tradisi dari istana di Tiongkok Di Jawa seorang wanita bernama Goo Wo Sebelumnya saya infokan bahwa novel ini mengingatkan saya akan film Jan Dara yang dibintangi oleh Mario Maurer Tokoh utamanya sama sama lugu dan temanya pun sama erotis historis Jadi saat membaca Nyai Gowok yang tervisualisasi di benak saya justru Mario Maurer sebagai Bagus Sasongko dan ibu tiri Jan Dara yang awet muda dan bening banget itu sebagai Nyai Gowok Now let s take a look my reviewMembaca tagline novel yang terasa menggigit dan amat mengundang selera selera baca tentu saja saya langsung punya ekspektasi lebih kalau novel ini akan membawa pembaca ke dalam dunia eroro versi sopan dimana bagian bagian censored tersebut merupakan bagian dari educational purpose Sayangnya Novel Kamasutra dari Jawa tak lebih hanya embel embel bagi saya pribadi Jika digambarkan dalam bentuk persentasi Kamasutra yang dimaksud hanya mengisi cerita sekitar 30 40 persen selebihnya hanya berkisah tentang gejolak pasca sunat yang dialami Bagus Sasongko saat nyantrik di rumah Nyai Lindri juga mengenai usaha Lurah Juwiring yang desperate mengejar Nyai Lindri sampai menggunakan cara cara klenik See judul novel ini tidak salah hanya saja tagline nya terasa sedikit sia siaNyai Gowok sendiri sebenarnya memiliki premis cerita yang segar dan original Personally saya belum pernah mendengar kisah tentang seorang perempuan yang mengabdikan dirinya untuk menjadi guru seksualitas bagi para lelaki pasca sunat untuk lebih mengetahui seluk beluk tubuh perempuan Ya seperti yang juga disebut dalam novel ini lelaki punya naluri Ia tahu apa yang harus ia lakukan ketika disuguhi wanita maaf dalam keadaan yang memang mendukung untuk melakukan hubungan badan And speaking of kamasutra again Nyai Lindri memang mengajarkan Bagus Sasongko tips and trick untuk memuaskan perempuan di atas ranjang Saya sempat merangkum beberapa ajaran Nyai Lindri walaupun tidak begitu lengkap karena baru kefikiran pas di halaman halaman akhir menjelang ending HeheMenurut kitab Rahasya Sanggama ada tiga cara yang dapat ditempuh lelaki untuk memuaskan batin pasangannya Angguliprawesa dengan menggunakan jari jari tangan jihwaprawesa dengan menggunakan lidah dan purusaprawesa dengan menggunakan alat kelaminRamuan dan mantra untuk membuat lebih bergairah dan something related to Mr P otak ayam jantanmaduminyak bulus digosokkan ke Mr P telur ayam mentahmadu hutan diminum minyak bulus digosokkan ke Mr P tongseng torpedo kambing dimakan jamu beras kencur diminum Purwaceng dari Dataran Tinggi Dieng dimakan jika berbentuk ubi diminum jika berbentuk kopi dan mantra Asmara Gama dibacaMasih banyak lagi sebenarnya pelajaran pelajaran yang didapat Bagus Sasongko saat nyantrik seperti perempuan yang ingin diperlakukan seperti makan mangga I fairly disagree with this dan lain sebagainya yang mungkin bisa dipakai bagi yang berhak So let s explore this book HeheSaya juga terkagum kagum dengan Mas Budi yang selain gaya tulisannya splendid wonderful marvellous amazing hehe deskripsi latar cerita berupa tanah Jawa tepatnya Temanggung dan Jogja tahun 50 an benar benar tergambarkan dengan sangat baik Pun latar belakang kultur masyarakat yang masih percaya hal hal gaib seperti meminta restu nenek moyang yang sudah meninggal meskipun di lain sisi mereka juga percaya kepada Tuhan Dan tentu saja muatan historis yang disampaikan benar benar membuat saya ternganga Entahlah mungkin Mas Budi memang menguasai sejarah Pangeran Diponegoro kisah mengenai perkeretaapian Sunan Kalijaga dan lain sebagainya atau bisa juga hanya berupa hasil riset yang itupun menurut saya bukan hal yang mudah Kalaupun hal tersebut hanya berupa rekayasa atau tak lain berupa produk imajinasi semata saya tetap salut dengan detail yang disampaikan Well in my deep saya tetap yakin historical things yang disampaikan bukan sekedar produk khayalanSpeaking of the drawbackssayang sekali saya banyak mencatat ketidakpuasaan terhadap novel ini Pertama seperti yang sudah saya sampaikan di paragraf pertama kesan kamasutra dari novel ini sungguh kurang terasa Di bagian bagian awal ketika Bagus baru nyantrik di rumah Nyai Lindri saya tidak menemui adanya ajaran yang diberikan oleh sang Nyai kepada Bagus Pun hanya dikisahkan tentang gejolak sang remaja ketika melihat Nyai Lindri mandi atau melihat bagian bagian tubuh sang Nyai maupun Martinah yang terekspos Di pertengahan novel Bagus juga hanya diberi ramuan ramuan Well Martinah memang sempat memberi Bagus tips tetapi kadarnya terasa amat kurangKedua Nyai Gowok terlalu over dalam mencantumkan beberapa bagian misalnya tembang tembang jawa yang persentasi kehadirannya menyamai taburan berbalas pantun di novel Sitti Nurbaya juga mengenai Bagus yang entah berapa kali selalu memikirkan titik kepuasaan wanita berkulit hitam ada di paha Paha paha paha paha Pengulangan membuat bosan kan Dan berbicara mengenai tembang juga mantra dalam bahasa Jawa yang banyak dicantumkan di novel ini saya sih nggak keberatan andai saja ada terjemahannya Bagi orang non Jawa tembang tembang dan mantra yang ditulis lengkap itu sama sekali tak ada artinya dan tentu saja akan langsung di skipMasih mengenai berlebihan novel ini juga terlalu sering memakai kata hehe Bagi saya hehe hanya cocok dipakai dalam teenlit personal literature jurnal harian review pribadi atau novel humor Sedangkan dalam novel novel serius bahkan jika itu berupa roman sekalipun kata hehe dapat mengurangi kesan serius yang telah dibangun Berkaca pada novel novel terjemahan mereka tetap bisa menghadirkan momen sedang tertawa nyengir terkekeh atau tersenyum tanpa menggunakan kata hehe yang tampak kurang formal Ada satu line di novel ini yang bisa menjadi gambaran bagaimana menghadirkan dialog humoris yang menular ke pembaca tanpa penggunaan hehe Muntilan Muntilan Magelang Magelang teriak kernet bus sambil bergelantungan di pintu Crutu Magelang mak crut metu pegele ilang Candanya yang disambut tawa para penumpangJujur saja saya tak tahu kenapa para penumpang tertawa karena sekali lagi saya tekankan saya tidak mengerti bahasa Jawa Namun saya tersenyum seolah olah saya paham apa yang dimaksud dengan mak crut metu pegele ilangKetiga jangan berharap ada adegan erotis a la novel historical romance di Nyai Gowok karena adegan kipas kipasnya nanggung senanggung naggungnya Ciyussss Saya bahkan tidak sadar bahwa Bagus sudah make out dengan Martinah karena ternyata ia masih saja memikirkan mengenai paha Keempat selipan kisah mengenai Nyai Bayak Abang terlalu panjang padahal bukan bagian penting dari cerita Dua atau tiga paragraf saya rasa sudah cukup untuk menceritakan tentang penghuni kubur yang tengah diziarahi Pun juga kisah tentang Lurah Juwiring yang fall in lust pada Nyai Gowok hanya memanjang manjangi plot Tanpa cerita tambahan itupun plot utama tetap tidak akan terpengaruh I think Lurah Juwiring ini malah terkesan seperti konflik tempelan pesanan editor karena memang plot utama tentang Bagus yang berguru pada Nyai Gowok tidak berkonflik sama sekali SorryKelima diceritakan bahwa Bagus Sasongko baru saja selesai disunat dan maka dari itu ia dikirim ke Nyai Lindri untuk menuntut ilmu tentang sex education Premis ini agak kurang logis sebenarnya apalagi ditambah dengan hubungan badan yang dilakukan Bagus pada Nyai Lindri untuk lebih mendalami dengan kata lain praktek ilmu yang sudah diajarkan Padahal dikatakan bahwa janganlah menggunakan nafsu kelelakian pada wanita yang belum menjadi isteri Hmmm kontradiktif Selain itu diceritakan pula bahwa Bagus Sasongko berumur 15 dan mau masuk SMA What Gede amat baru disunatAda juga keanehan mengenai pengetahuan Bagus tentang tembang Di halaman 88 ketika Nyai Lindri bertanya pada Bagus tentang tembang Macapat Bagus menjawab di sekolahnya baru diajari Gambuh dan Pocung sementara Dandanggula dan Pangkur hanya disebut sebut Tetapi 200 halaman kemudian tepatnya di halaman 288 ketika Nyai Lindri menanyakan hal yang sama mungkin Nyai nya lupa kali ya hehhe Bagus malah menjawab ia sudah diajari Dandanggula Pocung dan Gambuh sejak sekolah rakyat Bahkan mereka menembangkan Dandanggula bersama sama Kontradiktif I seeKeenam plot hole Saya sih bertanya tanya kok si Bagus bisa mengontrol untuk tidak meninggalkan benih saat make out dengan Martinah dan Nyai Lindri sementara dikisahkan bahwa dia itu begitu polos soal begituan Martinah maupun Nyai Lindri pun diceritakan masih takut hamil it means that they have no protector Lebih tidak mungkin lagi kalau Bagus melakukan ejakulasi putus Canggih bener baru pertama udah EP Kwkwkwk buah dari fikiran saya yang terlalu ingin tahuTerakhir ini sih berkenaan dengan personal taste jadi memang sifatnya subjektif Hehe Saya tidak suka dengan fakta yang dibeberkan novel ini mengenai gowok dan remaja Kalau si gowok juga ujung ujungnya main ranjang dengan muridnya semua pesan pesan yang ia sampaikan untuk menjaga perasaan wanita jangan mengumbar nafsu bla bla bla terasa mentah belaka Di luar itu as I mentioned above idenya keren sayang ceritanya kurang kaya dan plotnya to be honest biasa saja That s my reason of writing the plain synopsis like that see the 1st 2nd and 3rd paragraphs of this reviewMasalah cover tentu juga harus disoroti berhubung hal satu itu juga masuk dalam penilaian saya Dan saya memutuskan bahwa cover Nyai Gowok kuerrren bingitsz Kesan Jawa dan tempo dulunya dapat sekali Kombinasi warnanya pun indah Pun saya juga suka font tulisannya yang pas sehingga membuat novel ini ramah buat mataMeskipun saya mencatat banyak kekurangan tanpa mengurangi rasa hormat kepada Diva Press yang telah memberikan novel ini secara prodeo semata mata hal ini saya lakukan untuk perbaikan ke depan Saya tidak bermaksud mencela sok tahu atau gimana gimana karena bagaimana pun pembaca adalah penikmat buku Ketika ia merasa buku tersebut kurang nikmat ia berhak komplain dong Hehe Tetapi saya garis bawahi novel ini bagus Banyak aspek yang juga saya kagumi dan ya I classify this as a page turner book yang artinya saya enjoy kok baca novel ini Bikin nagih untuk tahu kelanjutannyaI recommend this book to lelaki yang ingin menambah gairah seksual dan kejantanan HihiPS Nama penulis ikutan jadi cameo lho di novel ini I think of Joko Anwar


10 thoughts on “Nyai Gowok novel kamasutra dari Jawa

  1. says:

    Sebelumnya saya infokan bahwa novel ini mengingatkan saya akan film Jan Dara yang dibintangi oleh Mario Maurer Tokoh utamanya sama sama lugu

  2. says:

    Nyai Gowok Novel Kamasutra dari Jawa Seandainya saja judul novel ini 'Nyai Gowok' tanpa embel2 Kamasutra mungkin rating rata2 bisa lebih tinggi Banyak reviewer yang merasa ekspektasi mereka tidak terpenuhi karena unsur 'Kam

  3. says:

    Novel ini banyak sekali ilmu tersuratnya terutama mengenai Kamasutra dan beberapa ramuan yang baik untuk menguatkan juga menjaga kelaki lakian Bagus Sasongko yang polos namun cerdas terkadang konyol Nyai Lindri juga demik

  4. says:

    Love this oneeeSuka banget sama isi novel ini Blurbnya memang agak agak memancing ke mikir yang enggak enggak sih dan saya sempat nggak mau baca ini karena mikir ini isinya 17 Tapiiiiii TAPIII ternyata isinya nggak seperti yang saya bayangkanIsinya benar benar bagus mengajarkan mengenai hakikat hubungan antara suami istri Bagaimana keduanya

  5. says:

    “ wanita paling senang jika disentuh dengan lembut Pelan pelan tidak usah tergesa gesa ” hlm 310 Dari judulnya plus subjudulnya yang agak provokatif sekaligus memancing rasa penasaran novel ini memang menghadirkan banyak cerita sekaligus pelajaran tentang urusan ranjang terutama pengetahuan yang penting diketahui oleh seorang laki laki tentang seluk beluk seksualitas perempuan Bersetting kota Temanggung tahun 1955 Nyai Gowok mengisahk

  6. says:

    I want to read it

  7. says:

    i think is defferent

  8. says:

    Suka

  9. says:

    Sebagai keturunan Jawa yang tidak banyak tahu tentang sejarah dan terutama kebudayaaan Jawa latar belakang buku ini sangat menarik bagi saya Sayangnya beberapa fakta danatau legendaberbau sejarah yang dibubuhkan di dalam buku ini kesannya hanya seperti 'tempelan' saja kalau bukan sambil lalu Mungkin karena saya sudah berharap terlal

  10. says:

    Sungguh novel yang dibuat asal asalan Menurut saya Setidaknya sampai sejauh ini begituNiatnya mengangkat cerita budaya Jawa tempo dulu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *